Desa Kuala Secapah, Rabu— Pemerintah Desa Kuala Secapah terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan positif masyarakat, khususnya dalam bidang seni budaya Islami. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah dengan diserahkannya bantuan berupa satu set lengkap alat marawis kepada kelompok seni marawis pada hari ini.
Acara penyerahan ini dipimpin langsung oleh Kepala Desa Mawardi S.Pd, dan turut dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pemuda dan warga desa yang antusias menyambut inisiatif tersebut. Bantuan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan dan pelestarian budaya Islami yang telah dirancang dalam Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun 2025.
Kepala Desa Kuala Secapah menyampaikan bahwa marawis bukan sekadar seni musik, tetapi juga sarana dakwah, penguatan karakter islami, serta wadah silaturahmi dan kreativitas generasi muda.
“Kami berharap alat ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kegiatan yang membangun akhlak, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menjadi ajang menumbuhkan bakat seni generasi muda kita. Bantuan ini tidak hanya sekadar alat musik, tetapi bentuk dukungan nyata pemerintah desa terhadap tumbuhnya budaya yang religius dan penuh nilai positif,” ujar beliau.
Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Desa akan terus membuka ruang bagi anak-anak muda yang ingin berkembang melalui seni, olahraga, maupun keagamaan, karena mereka adalah aset masa depan desa.
Kelompok penerima bantuan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh Pemerintah Desa. Selama ini, kegiatan marawis mereka masih dilakukan secara sederhana dengan alat seadanya. Dengan adanya alat marawis yang baru, mereka merasa lebih semangat untuk berlatih dan tampil dalam berbagai acara keagamaan seperti peringatan Maulid Nabi, Isra Mikraj, dan kegiatan pengajian rutin.
Acara dilanjutkan dengan doa bersama dan simbolisasi penyerahan alat marawis yang ditandai dengan pemukulan pertama oleh Kepala Desa, diiringi dengan tepuk tangan warga yang hadir. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menghidupkan kembali semangat berkesenian yang berbasis nilai-nilai keislaman di lingkungan desa.
Dengan penyerahan bantuan ini, diharapkan tradisi seni marawis di Desa [Nama Desa] dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat, sekaligus sebagai sarana memperkuat syiar Islam di tengah kehidupan sosial masyarakat.






